• June 8, 2026

Pemerintah Qatar membuka pusat visa di Filipina

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Pemrosesan permohonan visa Qatar akan gratis bagi pekerja Filipina di luar negeri. Pusat Visa Qatar juga akan berfungsi sebagai tempat bagi warga Filipina untuk meninjau dan menandatangani kontrak kerja.

MANILA, Filipina – Pemerintah Qatar telah membuka pusat visa pertamanya di Filipina, sehingga memudahkan warga Filipina yang memiliki prospek pekerjaan di negara Teluk tersebut untuk mendapatkan visa.

Qatar Visa Center yang terletak di gedung NU Mall of Asia di Kota Pasay diharapkan dapat memfasilitasi tes kesehatan dan pengambilan data biometrik seperti sidik jari dan pemindaian iris mata.

Pusat tersebut, yang akan diawasi oleh otoritas pemerintah Qatar, juga diharapkan dapat berfungsi sebagai tempat bagi pekerja Filipina di luar negeri (OFWs) untuk memeriksa dan menandatangani kontrak guna menghindari perekrutan ilegal.

Menurut Duta Besar Qatar untuk Filipina Ali Ibrahim Al-Malki, Pusat Visa Qatar akan mewajibkan OFW untuk menandatangani kontrak kerja di lokasi tersebut, di mana seorang pejabat akan menjelaskan antara lain kondisi kerja, upah, jam kerja dan hak-hak pekerja luar negeri di Qatar.

Cara kerjanya: Pemrosesan semua permohonan visa akan gratis untuk OFW. Pemberi kerja di Qatar harus membayar biaya visa atas nama pelamar dan janji temu hanya dapat dijadwalkan setelah semuanya selesai.

Setelah ini, pelamar atau pemberi kerja harus membuat janji temu www.qatarvisacenter.com. Setibanya di lokasi, warga Filipina akan meninjau dan menandatangani kontrak kerja, memasukkan data biometrik mereka, dan kemudian menjalani tes kesehatan.

Pemeriksaan kesehatan meliputi pemeriksaan umum, pengambilan sampel darah, dan pemeriksaan rontgen. Vaksin campak, gondok, rubella, dan difteri juga akan diberikan.

Sebelum pembukaan Pusat Visa Qatar di Filipina, tes kesehatan dan pengambilan data biometrik biasanya dilakukan ketika OFW tiba di Qatar untuk bekerja. Biayanya juga seringkali ditanggung oleh para pekerja itu sendiri, beberapa di antaranya mengambil pinjaman untuk membayar lamaran dan menghadapi kemungkinan penolakan bahkan setelah meninggalkan Filipina.

Pejabat Qatar mengatakan pusat visa barunya berupaya menghindari hal ini dan bertujuan untuk menawarkan transparansi yang lebih besar kepada pekerja terkait tempat kerja mereka, sejalan dengan standar ketenagakerjaan internasional.

Pusat Visa Qatar diharapkan dapat melayani sekitar 350 pemohon per hari. Pusat ini sebagian besar akan melayani OFW untuk saat ini, meskipun para pejabat mengatakan pusat tersebut akan diperluas untuk melayani visa turis di masa depan.

Warga Filipina juga dapat mengharapkan hasil pemeriksaan kesehatan dan permohonan visa akan selesai dalam waktu 48 jam.

Menurut Al-Malki, terdapat lebih dari 300.000 OFW di Qatar, sebagian besar bekerja sebagai pekerja rumah tangga atau di sektor konstruksi saat negara tersebut bersiap menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. (MOONSHOT: pasar tenaga kerja Qatar)

Selain Filipina, pemerintah Qatar telah membuka pusat visa di Bangladesh, India, india, Nepal, Pakistan, Sri Lanka, dan Tunisia. – Rappler.com

Togel Hongkong Hari Ini