• March 18, 2026
Terbakar di penjara di Indonesia membunuh 41 di blok hingga lebih dari 3 kali kapasitas

Terbakar di penjara di Indonesia membunuh 41 di blok hingga lebih dari 3 kali kapasitas

Ini adalah ringkasan yang dihasilkan AI, yang dapat memiliki kesalahan. Konsultasikan dengan artikel lengkap untuk konteks.

(Pembaruan Pertama) Rika Aprianti, juru bicara departemen penjara kementerian, mengatakan 122 ditahan atas pelanggaran terkait narkoba di blok yang dibangun untuk menampung 38

Sebuah kebakaran menewaskan 41 tahanan di blok penjara yang ramai di provinsi Banten di Indonesia, seorang menteri pemerintah mengatakan pada hari Rabu, 8 September, dan skor tersebut lebih terluka dalam nyala api yang dikatakan telah dikatakan oleh kesalahan listrik.

Api itu, yang paling mematikan di negara itu sejak 47, meninggal dalam bencana pabrik pada tahun 2017, pecah di blok penjara Tangerang sekitar pukul 1:45 malam, undang -undang Indonesia dan Menteri Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly mengatakan setelah mengunjungi tempat kejadian.

“Kami bekerja dengan otoritas terkait untuk melihat penyebab api dan tentu saja merumuskan pembentukan strategi pencegahan, sehingga bencana serius seperti ini tidak akan terjadi lagi,” kata menteri dalam sebuah pernyataan.

Menteri mengatakan bahwa dua orang mati adalah warga negara asing, masing -masing dari Afrika Selatan dan Portugal, dan mengkonfirmasi bahwa penjara bertindak lebih dari kapasitas ketika kebakaran terjadi. Sel ditutup pada saat itu, kata menteri, tetapi dengan api berkobar tak terkendali, “beberapa kamar tidak dapat dibuka.”

Sebelumnya pada hari Rabu, Rika Aprianti, juru bicara Kementerian Kementerian, mengatakan 122 ditahan atas pelanggaran terkait narkoba di blok yang dibangun untuk menampung 38.

Rika mengatakan semua 41 kematian adalah tahanan, menambahkan bahwa pihak berwenang mengosongkan fasilitas dari jam 9.00 ke waktu setempat.

Penjara di Indonesia terkenal, dengan para ahli mengatakan bahwa fenomena ini sebagian disebabkan oleh penekanan pada penahanan daripada rehabilitasi mereka yang dihukum karena kejahatan terkait narkoba di antara undang -undang narkoba yang ketat di negara itu.

Pada hari Rabu pagi, TV lokal menunjukkan rekaman api yang melanda fasilitas penahanan, dan kemudian sisa -sisa bangunan yang hangus, sementara para korban pemandangan digambar dalam kantong tubuh oranye.

Hilwani dari Rumah Sakit Umum Tangerang mengatakan kepada Reuters bahwa beberapa mayat dibakar dengan sangat buruk sehingga mereka tidak dapat diidentifikasi.

Metro TV mengutip laporan polisi yang menyatakan bahwa 73 orang juga mengalami cedera ringan. “Kecurigaan awal adalah bahwa ini disebabkan oleh sirkuit pendek listrik,” kata juru bicara kepolisian Yusri Yunus kepada penyiar itu.

Pengkabelan listrik di penjara belum ditingkatkan sejak tahun 1972 ketika penjara dibangun, Menteri Yasonna mengatakan pengarahan Rabu.

Penjara di Tangerang, sebuah pusat industri dan manufaktur di pinggiran Jakarta, menampung lebih dari 2000 tahanan, yang, menurut September, jauh melebihi kapasitas 600.

Leopold Sudaryono, seorang kriminolog dan kandidat PhD di Australian National University, mengatakan kepadatan juga menghambat upaya evakuasi darurat.

“Di penjara Tangerang, hanya ada lima penjaga yang bekerja satu shift untuk menjaga penjara dengan 2.079 orang,” katanya. “Jadi upaya pelacakan api dan evakuasi sulit.”

Kepala penjara tidak segera tersedia untuk memberikan komentar tentang hubungan tahanan dengan penjaga, atau kapasitas fasilitas. Juru bicara penjara Rika mengatakan kepada media setempat bahwa 13 penjaga bertugas pada saat nyala api.

Ada beberapa kebakaran mematikan di Indonesia selama beberapa tahun terakhir. Serta Blaze Factory Factory Tangerang 2017, pemadam kebakaran yang terbunuh di pabrik korek api di Sumatra Utara 30 orang pada tahun 2019. – Rappler.com

uni togel